Sakti Alam Kerinci – Aktivis media sosial, Andi Andalas, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan, terutama terkait kebersihan sungai yang dipenuhi sampah. Melalui unggahannya di media sosial, Andi menyoroti bahwa permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.
Dalam unggahan tersebut, ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh hanya sekadar melarang tanpa adanya solusi konkret. "Aktivis dan mahasiswa harus aktif mengkritik demi kepentingan rakyat. Media juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan kebersihan," tulisnya.
Andi juga menegaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seharusnya tidak hanya duduk diam tanpa aspirasi. Ia mengajak semua pihak untuk segera menuntaskan persoalan sampah ini. "Kami benar-benar sudah muak dengan persoalan ini. Sudah saatnya dituntaskan! Kami rindu suasana dahulu, ketika air bening dan ikan masih jinak," lanjutnya.
Dalam unggahan tersebut, terlihat gambar sungai yang dipenuhi sampah dengan tulisan "Salah kita semua," yang menggambarkan bahwa persoalan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Kesadaran dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini.
Sampah yang menumpuk di sungai menjadi permasalahan serius di Kerinci. Publik di media sosial semakin gencar membahasnya, terutama terkait dengan anggaran dan kinerja pemerintah dalam menangani masalah ini. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah nyata agar masalah sampah tidak semakin parah dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Dengan semakin banyaknya sorotan publik, sudah saatnya semua pihak—pemerintah, masyarakat, aktivis, dan media—bersatu untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang. (*/Glen)
0 Komentar